Hidup ini penuh kejutan, perjalanan hidup yang seakan tidak ada habis habisnya diterpa masalah sejak usia dini. Selalu timbul pertanyaan pada diri sendiri mengapa kehidupan tidak berlaku adil?

Hingga satu saat dihadapi oleh masalah yang membuat Anda tidak mengerti jalan mana yang harus ditempuh, doa doa terucap, waktu habis di tempat ibadah memohon untuk diberi keringanan. Lalu apakah semua itu bisa merubah hidup Anda?

Sejak usia dini Anda sudah ditanamkan untuk mempercayakan tuhan yang ada diluar diri, yang entah dimana keberadaanya. Orang tua pun tidak bisa menjawab saat Anda bertanya mengapa harus mempercayai apa yang mereka percayai, mengapa?

karena mereka juga menjalani apa yang harus anda jalani, yaitu tidak mempertanyakan apa arti tuhan yang sebenarnya. Orang tua hanya tahu bahwa agama adalah sesuatu yang harus anda anut dalam kehidupan untuk mengarahkan anda ke jalan yang benar.  Secara garis besar, agama itu diharuskan.

Sejak jaman agama itu di kreasikan oleh sang kreator, penyampaian dari mulut ke mulut pun bagaikan pesan berantai yang sudah terlepas dari makna yang sebenarnya hingga arti tuhan pun sudah tidak bisa dijelaskan lagi,  mereka hanya tahu bahwa tuhan itu ada.

Lalu mengapa banyak orang yang tidak tahu arah saat mereka tertimpa masalah? doa dan ibadah mereka seumur hidup tidak membantu memecahkan masalah yang mereka hadapi, keadaan dan situasi semakin terpuruk dari masalah keluarga, hubungan, keuangan, pekerjaan dan lain lainnya. Mereka percaya bahwa sesuatu yang mereka yakini akan menyelesaikan masalah dimana pada kenyataanya kehidupan mereka semakin samar, hilang percaya diri, keputus asaan, dan yang sangat menakutkan adalah keinginan untuk menghabisi hidupnya.

Menurut saya, apapun agama yang Anda percayakan kalau Anda percaya pada jiwa sendiri yang selalu memberi petunjuk, sudah tentu Anda tidak akan kehilangan arah saat didatangkan masalah atau musibah. Karena jiwa adalah intuisi yang tahu kehidupan manusia itu sendiri, antara manusia dan jiwa selalu terhubungi bila mendengar dan percaya pada jiwa Anda sendiri.

Dengan percaya pada sesuatu diluar diri sendiri, ini pertanda besar bahwa Anda tidak percaya pada jiwa sendiri, bagaimana Anda bisa menyelesaikan masalah kalau tidak percaya pada intuisi/petunjuk?

Cara Anda berpikir tentang tuhan adalah ilusi, bagaimana ilusi bisa menjawab pertanyaan Anda? masalah Anda? ilusi hanya ilusi, tidak bisa anda rasakan. Sementara kalau berdiaog dengan diri sendiri maka akan merasakan adanya tanya jawab di dalam hati sendiri. Jawaban itu Anda dapatkan karena terjadinya interaksi dengan jiwa anda yang berasal dari dalam diri sendiri yang tidak bisa Anda dapatkan dari ilusi atau orang lain.

Setiap manusia memiliki jiwa, selama manusia itu mengikuti aliran jiwanya maka hidupnya akan terarah dan bahagia yang berasal dari dalam. Inilah yang dimaksud dengan SPIRITUAL. Kita Sebagai manusia di dunia ini hanyalah kerangka badan yang dikendalikan oleh jiwa /roh, kalau manusia jauh dari jiwanya maka hidupnya akan lepas arah, bagaimana mungkin mobil  bisa mencapai tujuan tanpa pengemudi?

Untuk anda yang saat ini merasa:

  • Terpuruk
  • Sakit hati
  • Kecewa
  • Depressi
  • Marah
  • Dendam
  • Sedih yang berkepanjanagn
  • Hubungan yang sangat menyakitkan
  • dll

Coba renungkan sejenak,

  • Apakah Anda sudah mengenali jiwa sendiri?
  • Apakah selama ini Anda yang mengemudi hidup Anda sendiri?

Kalau jawaban Anda adalah “ya” berarti Anda tidak mengerti apa yang saya maksud dengan JIWA, sebab kalau Anda mengerti, sudah pasti anda tidak akan berada di dalam situasi yang sudah saya tulis diatas.

Seseorang yang mengenali jiwanya akan percaya pada keputusan yang mereka buat, kesuksessan dan kegagalan dalam hidup tidak akan menyalahkan orang lain kecuali dirinya sendiri karena dialah pengemudi kehidupannya.

Lain halnya dengan orang yang melakukan sesuatu atas kehendak atau perintah orang lain, maka kesuksessan dan kegagalan hidupnya adalah karena orang lain. Saat gagal mereka akan menyalahkan orang lain dan saat sukses mereka tidak belajar karena kesuksessan itu bukanlah sesuatu yang berasal dari dirinya sendiri.

Salam damai,

[mc4wp_form id=”478″]