Dalam hidup kita selalu dihadapi oleh perubahan dan setiap perubahan terkadang membuat kita ragu untuk memulai sesuatu yang baru karena perubahan adalah sesuatu yang menakutkan,  disaat kita merasa harus berubah dan tidak mengambil tindakan untuk berubah maka kita merasakan ada sesuatu yang seolah terus mendorong dan berbisik untuk maju.

Hal lain adalah rasa takut atau ego yang selalu dominan dalam pikiran yang membuat kita malas dan segan untuk mengikuti kata hati yang berlawanan.

Dapatkah kalian simak isi tulisan saya diatas untuk membedakan isi dua paragraph tersebut?

“You throw thorns, falling in my silence they become flowers.”  ~Gautama Buddha~Photo: Koleksi pribadi www.icandidyou.com

Jika saat ini hidup Anda sedang dihadapi antara memilih untuk melepas hal yang lama karena situasi yang tidak berkembang hingga menimbulkan kemandekan hidup atau memulai hal baru yang belum pernah dilakukan dengan keyakinan akan sukses dan menikmati prosesnya  maka tulisan saya akan bisa membantu Anda.

Hidup adalah proses berkembang, disaat kita merasakan kemandekan hidup maka Anda ditantang untuk keluar dan memulai sesuatu yang baru, saat Anda berada di situasi yang baru maka Anda akan belajar lagi dan terus berproses.

Hidup adalah tanggung jawab kita sendiri untuk merubahnya, jika Anda berpikir untuk pasrah dan percaya pada takdir yang akan merubah hidup saya sarankan mulailah bangun dari mimpi siang bolong Anda saat ini!

Kemandekan hidup terjadi pada masalah kehidupan pada umumnya, dari asmara sampai dengan keuangan dan selama Anda tidak keluar dari hal yang membuat hidup Anda mandek maka Anda akan merasa putus asa seolah mencoba mendobrak tembok tebal yang tidak mungkin bisa dirobohkan yang semakin membuat Anda lelah!

Kalau Anda dalam situasi ini cobalah perhatikan cara jitu dari saya:

1. Tulis satu hal yang membuat hidup Anda mandek saat ini.
2. Tulis beberapa hal yang sudah Anda lakukan untuk keluar dari situasi itu?

Disini saya beri contoh:
Si Nona sudah 20 tahun berada di posisi manager di satu perusahaan dan tiba tiba karir melonjak turun karena ada yang tidak menyukai kesuksesannya dengan menjelek jelekkan nama baik si Nona, dengan sekuat tenaga si Nona berusaha memperbaiki nama baik tetapi hasilnya sia sia dan si Nona merasa lelah batin dan pikiran untuk berusaha meyakinkan sang atasan untuk tidak mempercayai ucapan ucapan buruk itu. Si Pak Boss bisa saja melakukan hal itu tetapi setiap hari si Nona selalu berpapasan dengan si pembuat gossip dan merasakan darahnya mendidih saat melihat wajahnya dan itu terjadi terus menerus hingga mempengaruhi pikiran yang akhirnya kualitas bekerja menurun dan motivasi untuk bekerja yang sulit untuk dikembalikan lagi.

Coba renungkan. kalau si Nona keluar dari pekerjaan dengan memulai yang baru, maka dia tidak akan berpapasan dengan si pembuat gossip yang membuat hidupnya penuh dengan perasaan intens. Mungkin pekerjaan baru tidak sehebat pekerjaan lama, tetapi si Nona akan merasa tenang karena tidak berpapasan dengan si pembuat gossip. Nah itulah tantangan si Nona dalam kemandekan hidupnya dalam karir untuk keluar dari situasi yang lama daripada mempertahankan yang membuat hidupnya tidak tenang. Secara logika sebagai manusia kita cenderung menyalahkan orang lain atas hal hal yang terjadi dan kebanyakan hal itu hanya mempersulit hidup dan mengusutkan pikiran sementara hidup terus berjalan seiring waktu, apalah gunanya mempertahankan situasi yang menyakitkan itu?

Melepas bukan berarti mengalah, tetapi Anda mengikuti kata hati untuk mencari kedamaian jiwa yang mahal harganya karena jiwa yang damai akan berpengaruh dalam kesehatan fisik dan mental Anda.

Semoga bermanfaat!

Salam Damai,

1 Komentar

  1. Tony

    Sangat luar biasa sekali ulasan singkat Mbak Ami. Saya pribadi terus terang mengalami hal yg kira-kira setara dg contoh tsb. Dan saya merasakan-pikir memang utk kita bisa keluar dari “zona nyaman” & memulai sesuatu hal yg lbh spectaculaire diluar sana sangat tidak mudah. Dibutuhkan kekuatan mental, bathin, & kemantapan jiwa yg kuat. Terimakaih banget utk share Blog tulisan Mbak Ami, Amat sangat bermanfaat..!!! looking forward.
    Salam damai selalu

    Balas

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *